7 Jenis Pakaian Adat Maluku Ambon, Penjelasan & Gambar!

  • Whatsapp
Nama Pakaian Adat Maluku Ambon, Jenis dan Keunikannya

Pada kehidupan masyarakat Ambon di Maluku pada umumnya memiliki busana daerah yang dilengkapi dengan aksesoris yang terbuat dari bahan sederhana misalnya dari manik-manik, batu-batuan, tumbuh-tumbuhan, tulang hewan dan lain sebagainya jenis pakaian adat maluku dan keunikannya akan dibahas dibawah ini.

Seiring dengan kemajuan zaman yang memberikan perubahan dalam semua aspek kehidupan busana daerah pun mengalami perubahan terutama bagi busana kaum perempuan baik dari segi bahan, bdesain model maupun asesorisnya.

Read More

Hal ini terjadi oleh karena adanya pengaruh budaya lain yang datang dari luar misalnya dari Cina, Arab dan Eropa yang kemudian mempengaruhi busana daerah. dan oleh pemakainya dipadukan kemudian diterima menjadi bagian dari miliknya.

Situasi itu terus berkembang dan pada akhirnya di era globalisasi ini muncul busana-busana daerah yang baru yang telah dimodifikasi sesuai dengan perkembangan.

Sejalan dengan munculnya modifikasi dalam busana daerah tanpa terasa telah meninggalkan unsur-unsur lama yang sesungguhnya dalam tata rias itu banyak memiliki nilai penting bagi si pemakai. Lalu apa saja jenis dan nama pakaian tradisional suku ambon Maluku, akan dijelaskan secara details dibawah ini.

1. Pakaian Adat Cele dan Kain Salele Provinsi Maluku

Gambar Baju Cele dan Kain Salele
Gambar Baju Cele dan Kain Salele

Jenis Baju cele dan kain salele oleh suku Ambon terdiri dari baju atasan kebaya dan kain sale untuk bawahan. Pada bagian bahu ada semacam selendang disebut pikul.

Biasanya jujaro atau wanita gadis yang mengenakan busana tradisional ini diberi istilah nona baju cele kaeng atau kain salele. Untuk wanita kaum ibu yang sudah menikah, diberi istilah Nyora baju cele kain salele

Pada umumnya busana ini memiliki corak waena ceria atau berani (kebanyakan merah), karena memiliki nilai keceriaan dan kecekatan.

Fungsi busana tradisional cale bisa dikenakan dalam upacara-upacara adat, acara pelantikan raja, acara cuci negeri, acara pesta negeri, acara panas pela dan lainnya.

2. Baju Adat Nona Rok Maluku

Busana tradisional Nona Rok Ambon Maluku
Busana tradisional Nona Rok Ambon Maluku

Merupakan Kebaya putih tangan panjang berlengan kancing dari jenis kain Brokar halus. Memiliki Pengikat pinggang yang terbuat dari perak yang disebut pending. Untuk alas kaki dilengkapi Sepatu vantovel hitam dan berkaos kaki putih.

Pada bagian bawahan menggunakan Rok dengan jahitan lipat kecil sekali dari menggunakan jenis kain motif kembang kecil warna merah atau orange. Tak lupa pula konde dibuat dari rambut asli atau konde palsu yang siap dipakai yaitu konde bulan.

3. Baniang Putih

Pakaian adat jenis Baniang putih bentuknya seperti kemeja cirikhas atau pembeda yakni kerah bajunya bundar dan diberi kancing putih. “Baju Baniang putih dipakai dibagian dalam pakaian lelaki yaitu kebaya dansa” Perhatikan gambar dibawah ini.

4. Kebaya Dansa

kebaya dansa maluku
kebaya dansa maluku

Busana Kebaya dansa bentuknya seperti kemeja leher bundar ciri khsanya yakni tidak memakai kancing. Jenis kain yang digunakan boleh polos namun boleh juga jenis kain kembang kecil.

5. Kebaya Putih Tangan Panjang dan Kain Silungkang

Kebaya Putih Tangan Panjang dan Kain Silungkang dan kebaya hitam gereja
Kebaya Putih Tangan Panjang dan Kain Silungkang dan kebaya hitam gereja

Busana Kebaya putih tangan panjang dari bahan kain brokar warna putih degnan kancing pada tangan kebaya juga kancing peniti emas.

Pelengkap Konde/sanggul yaitu bernama konde bulan yang rekatkan dengan tusuk konde yang disebut karkupeng.

Model pakaian ini dipakai pada masa lalu oleh wanita-wanita, keluarga raja, keluarga guru, dan keluarga pendeta.

6. Kebaya Hitam Gereja

Hampir sama dengan kebaya kain silungkang, berbeda pada warna dan penggunaan nya. Kebaya hitam gereja bermotif baju cele, berlengan panjang dari kain brokar hitam, dilengkapi kain sarung dari jenis brokar yang sama. Pakaian ini dipakai boleh memakai kain pikul/semacam selendang di bahu, boleh juga tidak.

7. Pakaian Adat Pengantin Nona Canela, Mustiza dari Maluku

Pakaian adat pengantin nona canela
Gambar Pakaian adat pengantin nona canela

Pakaian adat pengantin nona canela Yang disebut baju mustiza, baju pono atau baju basumpa. Sebagai hasil Akulturasi budaya orang Ambon dan Portugis yang disebut orang-orang Portugis campoeran yang diberi nama Mustiza / Mestiezen yang berarti campuran.

Sketsa Pakaian Adat Mustiza yang dikenal dengan Baju Basumpa, Maluku
Sketsa Pakaian Adat Mustiza yang dikenal dengan Baju Basumpa, Maluku

BACA JUGA: 34 jenis pakaian Adat dari semu Provinsi Indonesia

sumber:

  • ambon.go.id/pakaian-adat/
  • kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbmaluku/wp-content/uploads/sites/13/2015/03/Di-Publikasikan-Pada-Jurnal-Peneltian-Vol-7-Nomor-5.-Edisi-November-2013-Untuk-Mendapatkanya-Silakan-Download-di-sini.pdf

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *