Contoh Kearifan Lokal Hutan Larangan di Riau, Lengkap Penjelasan

  • Whatsapp
Contoh Kearifan Lokal Hutan Larangan Adat di Riau, Lengkap Penjelasan

Merujuk pada salah satu fungsi kearifan lokal yakni mampu mengendalikan, berikut contoh kearifan lokal adat di Riau yang dikenal dengan nama Hutan Larangan atau Hutan Adat. Pada artikel ini anda akan lebih memahami fungsi dan makna dari kearifan lokal sebagai peraturan atau kebijakan lokal.

 

Read More

1. Lokasi Hutan Larangan Riau

Map lokasi alamat hutan larangan riau
Map lokasi alamat hutan larangan riau (googlemap)

Secara administratif wilayah hutan adat kenegerian Rumbio meliputi empat desa yaitu desa Koto Tibun, desa Padang mutung, desa Rumbio, dan desa pulau sarak Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Terbentang dengan luas hutan larangan adat Kenegerian Rumbio ini lebih kurang 5300 ha.

2. Sejarah Hutan Larangan Riau

Seiring berjalannya waktu pada zaman Hindia Belanda hutan ini luasnya sekitar 1500 hektar, tetapi sekarang setelah diukur kembali luas hutan ini tinggal sekitar 530 hektar saja.(wikipedia)

Rendahnya nilai karakter peduli lingkungan pada masyarakat penganut anthroposentris telah berdampak terhadap kerusakan lingkungan di Provinsi Riau. Cara pandang ekosentris diperlukan untuk memperkuat nilai-nilai peduli lingkungan sebagaimana dipraktikan oleh masyarakat adat Kampar berupa pelestarian Ghimbo Laghangan.

Upaya-upaya masyarakat Desa Koto Tibun telah menjadi contoh nyata, bahwa kearifan lokal bisa mempertahankan keberadaan hutan. Sekalipun di negeri gundul bernama Riau yang sangat dikenal eksploitasi besar-besaran hutannya.

3. Fungsi Kearifan Lokal Sebagai Aturan pada Hutan Adat

Merujuk pada salah satu ciri dari kearifan lokal yakni mampu mengendalikan, dalam hal ini hutan adat yang ada di Koto Tibun Kampar memiliki peraturan yang berlaku yang harus di taati.

Dimaksud peraturan yang berlaku adalah siapun tidak boleh memanfaatkan atau bahkan merusak hutan larangan adat . Karena hutan adat merupakan hutan dari ninik mamak (warisan leluhur). Apabila ada yang berani untuk memanfaatkan atau bahkan merusak hutan tersebut maka akan diberi sanksi yang tegas baik itu sanksi secara hukum maupun sanksi adat.

Dalam peraturan adat, sanski yang diberikan apabila ada yang berani memanfaatkan dan merusak hutan adat Ghimbo Potai maka harus membayar denda kepada ninik mamak dan siapapun yang melakukan kesalahan harus mengakui kesalahan nya dengan cara di arak keliling desa serta mengaku kesalahan yang telah dilakukan.

4. Photo Hutan Larangan Kampar Riau

Berikut photo atau gambar dari hutan larangan Riau:

gambar hutan adat atau hutang larangan riau
gambar hutan adat riau (img via visitindonesiabaru.blogspot.co.uk)
gapura menuju hutan adat kenegerian rumbio
gapura menuju hutan adat kenegerian rumbio (img via googleimg)

BACA JUGA: Awig-awig Kearifan Lokal dari Bali, Penjelasan dan Makna

5. Akhir Kata

Bagi teman-teman yang belum pernah ke riau mungkin masih bingung posisi Kabupaten Kampar ini di mana nya Pekanbaru. Berhubung saya besar di Riau jadi jika kalian mau ke arah Sumbar, akan melewati Kampar kota bangkinang sekitar 2-3 jam dari Kota pekanbaru.

Kurang lebih demikian yang dapat mimin informasikan jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penulisan ini mohon dikoreksi pada kolom komentar tersedia, terimakasih.

jangan lupa bagikan artikel ini ya sobat agar teman dan kerabat kalian mengetahui contoh kearfian lokal yang berasal dari Riau.

referensi:id.wikipedia.org/wiki/Hutan_Larangan_Ghimbo_Potai

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *