Jenis dan Nama Pakaian Adat Sulawesi Tenggara (Kendari)

  • Whatsapp
Jenis dan Nama Pakaian Ada Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara merupakan daerah dengan Ibu Kota Kendari, terkenal dengan keindahan bawah laut Wakatobi dan ragam kebudayaan, nama Pakaian Adat Sulawesi Tenggara yang populerĀ  seperti jenis pakaian tradisional khas dari suku Tolaki bernama Babu Nggawi.

Masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri dari penduduk yang heterogen, suku Tolaki adalah mayoritas penduduknya. Walau mendominasi tidak menindas suku minoritas.

Read More

Adapun ragam suku yang terdapat di Sulawesi Tenggara ialah suku Buton, Muna, Morenene, dan suku Wawonii, biar berbeda-beda tetap satu jua inilah salahs satu yang khas dari suku di sultra ini. Baiklah kita kembali ke pembahasan jenis pakaian adat Sulawesi Tenggara.

1. Pakaian Adat Tolaki Sulawesi Tenggara

Keunikan pakaian adat Tolaki Babu Nggawi & Babu Nggawi Langgai
Keunikan pakaian adat Tolaki Babu Nggawi & Babu Nggawi Langgai (Img via celebs.co)

Jenis Baju adat oleh masyarakat dari suku Tolaki. Dahulunya pakaian adat ini dipakai oleh para bangsawan, saudagar dan mereka-mereka status sosialnya masyarakat terpandang. Namun dimasa kini baju adat Tolaki bisa di pakai oleh masyarakat umum.

Pada masa lalu pakaian seseorang menunjukan status atau golongan suatu masyarakat. Dari segi pakain kita dapat melihat perbedaan status sosial dalam kemasyarakatan termasuk jenis pekerjaan, jenis kegiatan, dan sebagainya. Terdapat perbedaan model busana pakaian antara golongan atau bangsawan, golongan menengah kebawah atau o’ata.

Menurut fungsi dan penggunaanya jenis baju adat Tolaki di bagi dua jenis, yaitu pakaian adat Babu Nggawi dan pakaian adat Babu Nggawi Langgai.

BACA JUGA: Keunikan Rumah Adat Sulawesi Tenggara

Perbedaan diatara kedua pakaian ini hanya peruntukannya saja yaitu, Babu Nggawi Langgai untuk busana pengantin pria. Sementara, baju adat Babu Nggawi untuk mempelai wanita.

Pakaian adat ini memiliki ciri khas tersendiri yakni corak dan juga warna yang merupakan khas dari Suku Tolaki.

2. Bentuk Dan Ciri Khas Baju Tolaki

Sebagaimana dijelaskan diatas baju adat Tolaki memang memiliki bentuk yang berbeda untuk pakaian sesuai peruntukannya kepada wanita ataupun pria.

Ciri Khas Baju Perempuan Tolaki:

Pakaian adat Babung Gawe digunakan oleh para perempuan Suku Tolaki.

Model dan bentuk pada bagian atasannya memiliki nama Lipa Hinoru. Sedangkan kain pada bagian bawah memiliki nama Rio Mendaa.

Khas dengan hiasan manik-manik yang dirajut rapi pada bagian depan baju.

Bentuk Ciri-Ciri Baju Pria Tolaki:

Babu yang dikenakan pria Nggawi Langgai mempunyai desain dengan lengan yang panjang

Mempunyai hiasan keemasan pada beberapa bagian.

Kain bawahan dari laki-laki menggunakan celana panjang yang memiliki nama Saluaro Ala.

3. Filosofi dan Makna yang Terkandung dalam Baju Tolaki

Pakaian adat Tolaki yang sarat dengan makna dari warnanya salah satunya pakaian adat yang berwarna hitam akan digunakan oleh pengurus adat.

Kemudian jenis warna biru, warna merah dan juga warna coklat. Memiliki makna pakaian adat yang dikhususkan untuk golongan penguasa ataupun bangsawan.

Busana tradisional Tolaki dengan warna putih diartikan menjadi lambang kesucian hati dan juga melambangkan keluhuran dalam pemerintahan yang tengah memimpin masyarakat.

Lau ada warna merah memiliki makna sebagai lambang kesucian pada masyarakat.

Makna warna hitam melambangkan kemampuan serta kematangan dalam mengembangkan serta membina peradatan.

4. Jenis Pakaian Adat Suku Muna Sulawesi Tenggara

Jenis busana adat lainnya yang akan kita bahas adalah dari suku Muna. Menurut peruntukannya baju dibedakan untuk pria dan wanita, apa saja keunikannya dan makna terkandung pada busana tradisional suku muna dijelaskan dibawah berikut ini.

Baju adat pernikahan suku muna sulawesi tenggara
Baju adat pernikahan suku muna sulawesi tenggara (img via ramalanode.blogspot.com)

Baju Adat Wanita Suku Muna

Pertama baju adat yang dikenakan oleh kaum wanita suku Muna terdiri dari bhadu, bheta, dan kain yang dililitkan di pinggang, yang disebut simpulan kagogo.

Terbuat dari kain satin dengan desain lengan pendek, namun ada juga yang berlengan panjang. Busana wanita berlengan pendek disebut kuta kutango, fungsinya bisa dipakai untuk aktivitas dalam keseharian.

Tak lupa pula ragam hiasan pada busana seperti hiasan renda pada setiap ujung lengan, dan di lubang leher diberikan hiasan warna kuning emas.

Baju Adat Pria Suku Muna

Kemudianmodel busana untuk pria, terdiri dari baju (bhadu), sarung (bheta), celana (sala), dan kopiah (songko) atau balutan kain di kepala (kampurui).

Model nya berlengan pendek dan warnanya putih. Pada bagian kepala, mirip seperti sorban Motif bercorak batik.

5. Nama Pakaian Adat Buton Sulawesi Tenggara

Baju adat pernikahan suku buton sulawesi tenggara
Baju adat pernikahan suku buton sulawesi tenggara (img via celebs.co)

Karakteristik pakaian terlihat pada rumbai-rumbai di ikat pinggang yang disebut juga kabokena tanga. Model dan deasin Pakaian adat Button terdiri dari sarung dan ikat kepala, motifnya berwarna biru.

Dilengkapi pula dengan ikat kepala bermotif warna kebiruan, menjadi salah satu ciri khas masyarakat dari suku Buton.

Untuk baju adat wanita memakai baju Kombowa yakni busana adat dengan desain lengan pendek tanpa kancing. Baju ini disebut bia-bia itanu, artinya adalh bercorak kotak kecil-kecil.

Seperti baju adat daerah lainnya tak lupa pula, mengenakan perhiasan seperti cincin, gelang dan anting-anting warna keemasan.

Akhir Kata terkait Nama Pakaian Adat Sulawesi Tenggara

Demikian yang dapat kami informasikan terkait jenis dan model pakaian adat atau busana tradisional dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Semoga bermanfaat dan dapat difahami.

BACA JUGA: 34 ragam pakaian adat Indonesia lengkap semua provinsi

Jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penulisan mohon dikoreksi, terimakasih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *