Keunikan Rumah Adat Bali, Lengkap Makna dan Gambar!

  • Whatsapp
Keunikan Rumah Adat Bali, Lengkap Makna dan Gambar

Keunikan Rumah Adat bali seperti Bale Gede, Aling-aling hingga Lumbung merupakan nama rumah adat bali yang kental dengan ukiran artistik arsitektur yang mirip bangunan Pura/Temple dan selalu khas akan gapura di sebut Angkul-angkul. Dari perjalanan mimin menelusuri kota bali hingga beberapa desa yang ada di Kabupaten – Provinsi Bali ada satu yang khas yang selalu kita temui yakni Rumah khas Bali dan Pura atau tempat Ibadah oleh masyarakat Bali yang memeluk agama Hindu.

Bali merupakan salah satu Provinsi yang khas akan kearifan lokal nya atau tradisi warisan budaya yang terus dilestarikan dan tetap terjaga seperti bangunan rumah yang selalu dilengkapi Pura keluarga.

I. Rumah Adat Bali Terdiri Dari Beberapa Bagian

Nama dari setiap bagian rumah adat bali memiliki nama dan fungsi yang berbeda karena memiliki banyak bangunan yang terpisah.

  • Angkul angkul
  • Aling-aling
  • Pura Keluarga
  • Bale Manten
  • Ada juga Bale Dauh
  • Bale Sekapat
  • dan Bale Gede
  • Jineng Atau Klumpu
  • Pawa Regen
  • Lumbung

Baca Juga: Nama Pakaian Adat Bali, Jenis Makna dan Gambar!

II. Bagian Rumah Adat Bali Memiliki Nama dan Makna

1. Bagian Depan Rumah

Saat memasuki rumah suku bali pertama yang di lewati adalah Angkul -angkul seperti pada gambar di bawah ini, Bagian ini merupakan pintu masuk utama rumah berbentuk seperti Gapura Candi Bentar dan memiliki atap dan penuh ukiran artistik.

angul angkul bagian rumah adat bali
Angul angkul bagian dari rumah adat bali (img via rumah123.com)

Ciri khas rumah Bali yang dapat kita temui berikut nya ketika memasuki nya ialah Aling – aling. Pada bagian rumah Bali ada yang namanya aling-aling yang fungsinya sebagai pembatas antara Angkul-angkul dengan halaman yang menjadi tempat suci.

Aling aling bagian dari rumah adat di Bali
Gambar Aling aling bagian dari rumah adat di Bali (img via 99.co)

Selanjutnya ada Pura Keluarga, merupakan bagian dari rumah suku Bali digunakan untuk beribadah dan berdoa. Setiap rumah adat suku Bali memiliki bangunan pura keluarga. Nama rumah adat Bali bagian ini juga lebih sering dikenal sebagai Sanggah atau Pamerajan. Letak Sanggah atau Pamerajan pada rumah Bali adalah di bagian sudut timur laut dari rumah hunian.

Pura Keluarga Masyarakat Bali
Pura Keluarga Masyarakat Bali (img via dekoruma.com)

2. Bagian Dalam Rumah Utama

Balemanten, Terdiri dua ruangan bale kiri dan bale kanan rumah adat Bale Manten yang dikhususkan untuk kepala keluarga dan anak perempuan, Bangunannya berbentuk persegi panjang dan dibangun di sebelah timur.

bale manten pada rumah tradisional bali
Foto: Bale manten pada rumah tradisional bali (img via wawasan-edukasi.web.id)

Bale Dauh merupakan ruangan ini dikhususkan untuk menerima tamu. Namun, ada juga yang menggunakan ruangan ini sebagai kamar tidur anak laki-laki. Bale Dauh diposisikan di sisi barat rumah, dan lantainya harus lebih rendah dari Bale Manten.

Bale Dauh
Gambar: Bale Dauh (img via furnizing.com)

Bagian yang ini terdapat di rumah adat Bali yang berbentuk seperti gazebo dengan empat tiang. Bagian rumah adat suku Bali ini difungsikan sebagai tempat bersantai anggota keluarga. Fungsinya serupa dengan ruang keluarga pada rumah modern disebut sebagai Bale Sekapat.

Bale sekapat
Foto: Bale sekapat (img via symbianplanet.com)

Bale Gede merupakan nama dari rumah adat suku Bali yang fungsinya sebagai tempat melaksanakan upacara adat, sehingga posisi bangunan rumah adat suku Bali ini harus lebih tinggi dari bangunan lainnya. Bentuknya persegi panjang dengan tiang yang berjumlah 12.

Bale Gede
Foto: Bale Gede (img via rimbakita.com)

3. Bagian Belakang/Dapur

Klumpu atau Jineng ini hampir mirip dengan rumah adat di Lombok suku sasak ada namanya bale lumbung kalau tidak salah,  sebagai tempat menyimpan padi.

Oleh suku Bali lumbung dipakai sebagai tempat penyimpanan bahan pokok, berfungsi sebagai bangunan penyimpan gabah setelah dijemur.

Pawa Regen atau bagian Dapur dari rumah, letaknya di sebelah barat laut atau selatan rumah utama. Pada Pawaregen, terdapat dua area yaitu area memasak dan area penyimpanan alat-alat dapur.

Hampir sama dengan Klumpu, dalam rumah adat bali Lumbung digunakan untuk menyimpan bahan makanan pokok seperti jagung, beras, dan lain sebagainya.

III. Keunikan Rumah Adat Bali

Keunikan rumah adat Bali yakni memiliki Ukiran dan banyak makna, seperti yang khas di bali yaitu Pura atau temple yang banyak di hiasi ukiran tiap sudut bangunanya.

Rumah adat Bali memiliki filosofi yang mendalam. Bentuknya yang unik menyimpan arti dan fungsi masing-masing. Banyak nilai-nilai agama Hindu yang tercermin dalam arsitektur rumah adat suku Bali ini.

IV. Bentuk Rumah Adat Bali

Rumah adat suku Bali memiliki bentuk persegi atau persegi panjang dan memiliki 3 aspek (Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan).

V. Ciri Khas Rumah Adat Bali

Dari pengamatan mimin sendiri setelah beberapa kali mengeksplore Bali sangat khas dalam rumah suku Bali yaitu Pura Keluarga tempat berdoa itu gaes, selain itu ya arsitektur atau ukiran nya yang seperti pada ukiran Pura Besar tempat beribadah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments