Nama Baju Adat Provinsi Sulawesi Barat, Ciri Khas dan Keunikan!

  • Whatsapp
Nama Baju Adat Provinsi Sulawesi Barat, Ciri Khas dan Keunikan

Nama baju adat khas Provinsi Sulawesi Barat Suku Mandar adalah baju Pattuqduq Towaine. Berdasarkan fungsi dan jenis nya atasan busana Pattuqduq Towaine untuk perempuan adalah Rawang Bono untuk adat pernikahan dan baju Pokko untuk busana tarian sementara untuk baju pria akan dijelaskan dibawah ini.

Seperti Provinsi lainnya, Masyarakat Sulawesi Barat merupakan masyarakat heterogen yang terdiri dari masyarakat asli Sulawesi Barat dan juga pendatang.

Read More

Penduduk asli provinsi Sulawesi Barat termasuk suku Mandar, Mamasa, Mamuju, Pattae dan Galumpang yang memiliki busana tradiional dengan ciri khas dan keunikan masing-masing.

A. Baju Adat Pria Pattuqduq Towaine dari Provinsi Sulawesi Barat

Gambar Baju Adat Provinsi Sulawesi Barat, Ciri Khas dan Keunikan
Gambar Baju Adat Provinsi Sulawesi Barat, Ciri Khas dan Keunikan (google img)

Dari segi banetuk desain model yang dikenakan oleh pria busana tradisional Pattuqduq terlihat lebih sederhana dibandingkan pakaian perempuan. Secara umum menggunakan jas warna hitam dan bawahan celana panjang kain berwarna hitam juga.

Kelengkapan aksesoris pakaian adat ini seperti penutup kepala berwarna hitam dengan beberapa motif yang berfungsi sebagai hiasan. Tambahan ada kain sarung tenun yang dililit pada pinggang.

B. Busana Perempuan Pattuqduq Towaine

Perbedaan dengan busana pria yakni peruntukan busana Pattuqduq Towainevdesain baju wanita memiliki atasan bernama Rawang Bono yang dikenakan untuk adat pernikahan dan baju Pokko untuk busana tarian.

Deain Keduannya dengan model lengan pendek menggunakan bahan kain yang memiliki warna cerah. Kemudian untuk bawahan ada Lipaq Saqbe, sarung dengan motif tenun khas Mandar.

Salah satu ciri khasnya ialah bermotif atau corak raja, corak biji delima, dan batu dadzima. Dielngkapi pula aksesoris sebagai hiasan, serta mengenakan sanggul yang dilingkari hiasan bunga sebagai khas dari waita.

Pada bagian pinggul memakai kawari yang dilengkapi dengan ikat pinggang atau Sima-Simang. Semakin cantik dengan tambahan kalung koin emas juga menghiasai leher, serta Gallang Balleq sebagai gelang di kedua pergelangan tangan

C. Keunikan Pattuqduq Towaine Baju Adat Sulawesi Barat

  1. Unik dengan mengekan kawari yang dilengkapi dengan ikat pinggang yang disebut Sima-Simang pada bagian pinggul.
  2. Aksesoris kalung koin emas menghiasai leher, serta Gallang Balleq berupa gelang di kedua pergelangan tangan.
  3. busana dilengkapi dengan sebuah hiasan berbentuk bunga dan juga sanggulan
  4. Bentuk bunga melingkari sanggulan dan berwarna emas disebut dengan istilah gal.
  5. Pada saat akan digunakan menari jumlah potongan baju yang dikenakan hanya berjumlah 18 potong.
  6. Sedangkan untuk penggunaan acara adat atau pernikahan biasanya berjumlah 24 potong.
  7. Baju menari disebut dengan baju pokko, Pakaian untuk menghadiri sebuah acara adat atau pernikahan disebut dengan busana rawang bono.

D. Akhir Kata

Simple dan berkarakter baju Pattuqduq Towaine suku mandar seperti baju adat daerah lainnya yang terdapat di Indonesia, baju khas Sulawesi Barat, Mamuju juga tak kalah unik. Agar lebih mengenal silahkan baca “34 Jenis baju adat Indonesia dari semua PRovinsi”.

JIka ada kekurangan dan kesalahan dalam penulisan ini mohon dikoreksi pada kolom komentar, demi kemajuan situs kearifanlokal.com and thanks.

Referensi Bacaan:

  • id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Barat#Suku_bangsa
  • id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Pakaian_Adat_Sulawesi_Barat.png

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *