Mengenal Rumah Adat Maluku Utara, Ciri Khas dan Keunikan!

  • Whatsapp
Mengenal Rumah Adat Maluku Utara, Ciri Khas dan Keunikan

Maluku Utara merupakan sebuah provinsi kepulauan yang terletak di timur laut Indonesia. Salah satu rumah adat yang uni dari Maluku Utara ialah Sesadu. Sebuah desain rumah adat asli masyarakat suku Sahu yang telah ada sejak zaman dahulu di Halmahera. Artikel ini akan membahas ciri khas dan keunikan ruma tradisional Sesadu.

1. Jenis Rumah Adat Maluku Utara

Perlu diketahui bahwa rumah sesadu merupakan jenis rumah tradisional yang memiliki fungsi sebagai balai adat atau tempat pertemuan bagi seluruh masyarakat suku Sahu saat ada kegiatan adat. Fungsi ini mempengaruhi bagaimana desain dan struktur rumah tersebut yang terbuka.

Read More

Pada artikel sebelumnya “Baileo Rumah Adat Maluku dan Maluku Utara” sebagaimana juga dijelaskan pada laman wikipedia bahwa rumah adat Baileo merupakan salah satu ikon dari maluku dan maluku utara.

Dapat diambil poin ada persamaan rumah adat dari dua provinsi tersebut, yakni Sesadu dan Baileo.

Informasi tambahan: Provinsi Maluku Utara terbentuk pada tanggal 4 Oktober 1999 silam, setelah melepaskan diri dari Provinsi induknya, yakni Provinsi Maluku.

2. Ciri Khas dan Keunikan

Pada rumah tradisional sesadi memiliki ciri khas dan nilai filosofis mulai dari bentuk yang unik dan desain rumah Sesadu.

Desain arsitektur rumah tradisional Sasadu memiliki konsep terbuka tanpa dinding dengan banyak pintu. Konsep desain ini memiliki nilai filosofi bahwa masyarakat Sahu dan masyarakat Maluku Utara adalah orang-orang yang terbuka.

Lihat Juga: Tabel lengkap 34 Rumah Adat Indonesia

Dalam makna atau pengertian terbuka ialah masyarakat maluku utara mau menerima pendatang dengan baik tidak membeda-bedakan.

Untuk desain dan arsitektur atap dengan cirikhas terdapat sepasang kain merah dan putih yang digantung. Makna kain merah dan putih ini melambangkan kecintaan masyarakat Maluku Utara terhadap bangsa dan negara Indonesia.

lalu Ada juga yang menyebut bahwa makna kedua kain tersebut melambangkan kerukunan antar agama Islam dan Kristen selaku 2 agama mayoritas di Maluku Utara.

gambar rumah tradisional sesadu dari maluku utara
gambar rumah tradisional sesadu dari maluku utara

Terdapat bola-bola berbungkus ijuk yang digantung di kerangka atap dekat kain menyimbolkan kestabilan dan kearifan, dengan perspektif merunduk ke bawah berlawanan dengan arah atap mempunyai nilai filosofis bahwa saat seseorang berada di puncak kejayaan, mereka tetaplah harus rendah hati.

Bentuk dari ujung atap rumah tepat bagian bawah dibuat lebih pendek dari langit-langit. Hal ini mengandung makna membuat setiap orang yang hendak masuk harus menundukan kepala dan membungkukan tubuhnya.

Adapun makna filosofis dari bentuk ujung atap ini yakni agar setiap orang selalu dapat patuh dan hormat terhadap semua aturan adat.

Yang paling khas dan berbasis kearifan lokal ialah makna ujung atap rumah adat Maluku Utara ini berbentuk perahu. Ornamen ini melambangkan bahwa masyarakat suku Sahu adalah masyarakat bahari yang gemar melaut.

3. Penutup

Demikian yang dapat kami informasikan terkait rumah adat maluku utara yang unik, semoga dapat difahami. Jika ada kesalahan dalam penulisan mohon dikoreksi.

Lebih lengkap terkait rumah adat silahkan baca: 34 jenis rumah adat Indonesia, semua Provinsi.

Jangan lupa bagikan artike ini kepada temand an kerabat terdekat agar mereka juga mengenal rumah tradisional dari Maluku dan Maluku Utara, terimakasih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *