10 Tari Tradisional Aceh yang Unik dan Penuh Makna

  • Whatsapp
10 Tari Tradisional Aceh yang Unik dan Penuh Makna

Provinsi Aceh dengan segudan kekayaan buda yanya seperti jenis tari tradisional, merujuk data dari media.acehprov.go.id, Aceh memiliki 184 tarian yang tersebar di kota dan kabupatennya. Salah satu tarian aceh yang populer dan diakui dunia internasional adalah Tari Saman.

Lalu apa saja jenis dan nama tari yang berasal dari aceh, seperti apa keunikan dan makna tersirat dalam setiap gerakan tari tersebut? baiklah mari kita bentangkan berikut ini.

Read More

1. Tari saman

Kepopuleran tari saman aceh
Kepopuleran tari saman aceh

Warisan budaya tak benda yang terdaftar juga di Unesco dan diakui dunia internasional, Tari Saman adalah sebuah tarian Suku Gayoyang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat.

Artikel Terkait: 20++ Warisan budaya Indonesia yang diakui dunia Internasional

Perlu diketahui bahwa Tarian satu ini merupakan sebuah tarian suku dataran tinggi Gayo abad ke-XIV Masehi yang biasa ditampilkan ketika perayaan peristiwa-peristiwa penting di dalam adat.

Oleh karena itu, syair yang terdapat di dalam salah satu tarian dari 34 tari tradisional asal Indonesia ini menggunakan Bahasa Gayo. Di dalam beberapa literatur menyebutkan bahwa Tari Saman dikembangkan oleh Syekh Saman yang merupakan seorang ulama asal Gayo di Aceh Tenggara.(kemlu.go.id)

Bertepatan pada tanggal 24 November 2011, warisan budaya Tari Saman ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda UNESCO di Bali.

2. Tarian Tarek Pukat, Tari Tradisional Aceh

Keunikan tari tarek pukat aceh
Keunikan tari tarek pukat aceh

Makna yang terkandung dalam tarian Tarek Pukat yaitu tentang aktivitas para nelayan Aceh saat menangkap ikan di laut. Nah Tarian ini biasanya ditampilkan dalam berbagai acara seperti upacara penyambutan, acara adat, dan acara festival kebudayaan.

3. Tari Seudati

pertunjukan tari seudati
pertunjukan tari seudati

Ragam kesenian lainnya adalah Tari Seudati yaitu salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Aceh yang biasanya dipentaskan oleh sekelompok penari pria dengan gerakan-gerakan khas dan enerjik.

Dalam penampilan tari tak lupa diiringi oleh lantunan syair dan suara hentakan para penari dan musik tradisional khas aceh.

Sebagaimana kita ketahui bersama dalam tarian tradisional ini juga identik dengan busana tradisional. Pakaian tradisional khas yang digunakan para penari dalam Tari Seudati ini biasanya menggunakan kostum khusus yang bertemakan adat.

Pun kostum yang digunakan biasanya terdiri dari baju ketat berlengan panjang dan celana panjang dengan warna celana biasanya berwarna putih.

4. Tarian Laweut, Tari Tradisional Aceh

Keindahan Tarian Laweut
Keindahan Tarian Laweut

Lanjut ke Tari Laweut, merupakan tarian tradisional yang berasal dari daerah Pidie yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru Aceh terutama daerah pesisir.

Kata laweut berasal dari bahasa Arab, yaitu seulaweut atau salawat. Makna dari kata tersebut adalah sanjungan kepada junjungan umat Islam yaitu Nabi Muhammad Saw. Aceh memang terkneal dan khas dengan sebutan kota Serambi Mekah.

Idealnya sebuah koreografi memiliki aturan main saat memantaskan begitu juga dengan trarian tradisional yang sarat dengan makna. Sebelum pementasan, gerakan tari dimulai dari penari yang memasuki pentas dari arah kiri dan kanan dengan jalan gerakan barisan memasuki panggung dan membuat komposisi satu berbanjar.

Setelah Posisi seluruh penari menghadap ke arah penonton. Para penari memberi salam hormat kepada penonton dengan mengangkat kedua tangan sebatas dada kemudian mulai melakukan gerakan-gerakan tarian sambil melantunkan syair dengan urutan sebagai berikut.

  • Syair Saleum: lantunan syair yang berisi salam dan sapaan yang dimulai oleh syeh dan dilantunkan secara bersahutan bersama-sama dengan penari dan aneuk laweut.
  • Saman: syair yang dimulai oleh syeh lalu diikuti penari lainnya dan disambut oleh aneuk laweut sambil melantunkan pantun.
  • Syair Likok: lantunan syair tentang kisah-kisah atau peristiwa yang sudah terjadi pada masa lalu.
  • Kisah: syair tentang hikmah-hikmah yang bisa menjadi tuntunan dari kisah-kisah maupun peristiwa yang telah disusun menjadi sebuah syair pada likok, kadangkala juga memuat pesan-pesan dari pemimpin atau pemerintah.
  • Lanie: syair bebas yang sifatnya menghibur. Lanie ini juga memegang peran penting dalam suatu pertandingan.

5. Tari Likok Pulo

Menggunakan bambu - Tari Likok Pulo
Menggunakan bambu – Tari Likok Pulo.

Merupakan sebuah tarian tradisional jenis lainnya yang dapat ditemui Provinsi Aceh. Sebutan “Liok” berarti gerak tari, sementara “Pulo” berarti pulau. Pulo di sini merujuk pada sebuah pulau kecil di ujung utara Pulau Sumatra yang juga disebut Pulau Breuh, atau Pulau Beras.

6. Tarian Ratoh Duek

Mengenal Tarian Ratoh Duek khas Aceh
Mengenal Tarian Ratoh Duek khas Aceh

Jenis Tarian tradisional ini dilakukan oleh 11 wanita dan 2 syahie . Diiringi lantunan irama Islam , unsur-unsur tari terlihat begitu harmonis. Tari ini dibawakan dengan penuh semangat yang mengandung makna tentang interaksi kehidupan sehari-hari dan kekompakan warga Aceh.

7. Tari Guel

Tarian khas aceh - Tari Guel
Tarian khas aceh – Tari Guel

Mengutip laman isbiaceh.ac.id tarian tradisional ini merupakan gabungan dari seni sastra, seni musik dan seni tari itu sendiri. Dalam perkembangannya, tari Guel timbul tenggelam, namun Guel menjadi tari tradisi terutama dalam upacara adat tertentu.

Tari Guel menjadi salah satu warisan budaya Gayo di Provinsi Aceh. Sebutan Guel berarti membunyikan, yang bisa ditemui di daerah dataran tinggi gayo, tarian ini memiliki kisah panjang dan unik.

Dimasa kini pementasan tari guel bisa juga kita temui pada saat upacara perkawinan, khususnya di Tanah Gayo.

Makna tarian ini adalah apresiasi terhadap wujud alam, lingkkungan kemudian dirangkai begitu rupa melalui gerak simbolis dan hentakan irama. Tari ini adalah media informatif. Kekompakan dalam padu padan antara seni satra, musik/suara, gerak memungkinkan untuk dikembangkan (kolaborasi) sesuai dengan semangat zaman, dan perubahan pola pikir masyarakat setempat.

8. Rapai Geleng, Tari Tradisional Aceh

Pementasan Tarian Rapai Geleng
Pementasan Tarian Rapai Geleng

Salah satu cirikhas tarian ini dimaksudkan untuk laki-laki dan jumlah peserta tarian ini berjumlah 12 orang laki-laki. Biasanya Syair yang dibawakan adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana hidup bermasyarakat, beragama dan solidaritas yang dijunjung tinggi.

Tak luput khas busana atau kostum yang dipakai berwarna hitam kuning berpadu manik-manik merah berbasis pakaian tradisional daerah tersebut.

Mengutip laman wikipedia tari ini merupakan jenis tarian etnis Aceh yang berasal dari wilayah Aceh Bagian Selatan tepatnya Manggeng, yang sekarang masuk kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya. Rapa’i Geleng dikembangkan oleh seorang anonim di Aceh Barat Daya.

9. Tari Bines

Jenis tarian tradisional aceh, Tari Bines
Jenis tarian tradisional aceh, Tari Bines

Menurut sejarah tarian ini diperkenalkan oleh seorang ulama bernama Syech Saman dalam rangka berdakwah, tarian tradisional yang berasal dari kabupaten Gayo Lues.

Tari ini juga merupakan bagian dari Tari Saman saat penampilannya, biasanya di akhir acara akan di adakan pengambilan bunga dari kepala yang dalam istilah Gayo adalah Nuet Tajuk.

Perlu diketahui juga bahwa Tari Bines merupakan tradisi berkesenian para perempuan Gayo Lues yang memang tidak diperbolehkan menari Saman yang keras dan dinamis. Sebagai gantinya diciptakan tari yang cocok dengan jiwa dan karakter perempuan yang lebih lembut dan anggun.

10. Tarian Didong

Unik dan khas Tarian Didong aceh
Unik dan khas Tarian Didong aceh

Pembasahan terakhir pada postingan ini ada tarian Didong yakni sebuah kesenian masyarakat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra.

Tarian Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Yang merupakan salah seorang seniman yang memiliki kepedulian pada kesenian ini Ialah Abdul Kadir To’et.

Kesenian didong juga digemari oleh masyarakat yang ada di daerah Takengon dan masyarakat Aceh lainnya yang sering dipentaskan dalam berbagai acara kebudayaan.

Akhir Kata terkait Tari Tradisional Aceh

Demi tetap terlestarikannya budaya Indonesia dari sabang sampe merauke, dalam hal ini warisan budaya aceh berupa tarian tradisional. Kiranya tetap bisa diwariskan dari generasi kegenerasi berikutnya. Demikian yang dapat diinformasikan semoga bermanfaat.

Sekirana masih ada yang kurang dalam penulisan ini mohon ditambahkan pada kolom tersedia, kekurangan dan kesalahan tolong dikoreksi demi kemajuan bersama, thanks.(Ricks)

Sumber gambar:googleimg dan youtube

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment